Sekuntum Mawar Merah Sebuah Puisi

Oktober 2, 2009 at 9:53 am | Dikirim dalam Alleycats | Tinggalkan komen
Label: , , , ,

Berirama senandung semalam
Ku terkenang peristiwa silam
Di mana aku dan si dia
Cinta benar cinta

Kau mencurah apa yang di rasa
Ku dibuai oleh angin senja
Budimu yang seikhlas itu
Akulah kekasihmu

( korus )
Kini tinggal kenangan belaka
Di taburan bunga pusaramu
Ku berdoa agar dikau
Aman bertemunya

Oh! kenangan tinggallah kenangan
Engkau pergi telah ditakdirkan
Diriku termenung menjauh
Bersama senandung semalam

( ulang korus hingga akhir )

Nota Terakhir

Oktober 2, 2009 at 9:49 am | Dikirim dalam Alleycats | Tinggalkan komen
Label: , , , , ,

Ada sekeping nota
Kujumpa di atas meja
Mencurahkan satu rahsia
Yang terpendam menjadi dendam

Mungkinkah selama ini
Kau hanya bersandiwara
Demi melupakan
Suatu tragedi
Yang tak mampu ku tempuhi

Nota yang terakhir ini
Cukup aku mengerti
Firasatku terhadapmu
Semuanya benar

Ku bukan seorang jutawan
Yang sebagaimana engkau inginkan
Ataupun seorang cendekiawan
Yang dapat mendidik seribu insan

Blog di WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entri-entri dan komen feeds.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.