Rindu Padanya

Oktober 8, 2009 at 8:20 am | Dikirim dalam Camelia | Tinggalkan komen
Label: , , , ,

Sejak terpandang wajahmu
Hatiku bertanya selalu
Siapa dia mengikat pandanganku

Seringkali dia berlalu
Di hadapan dan menyapaku
Sehingga hatiku seringkali merindu
Tak dapat ku melupakan dirinya
Terbayang wajahmu di mataku

Ingin ku tanya namanya
Tapi hatiku rasa malu
Tak terucapkan walau sepatah kata
Mungkinkah diriku telah dilamun cinta
Oh… hatiku resah selalu

Haruskah aku menyatakan
Perasaanku kepadanya
Mungkinkah dia kini telah berpunya
Getar hati makin terasa
Bila terdengar suara dan bertentang mata
Ku bagaikan bebunga kehujanan
Berkembang mekar
Di setiap ketika

Tidur malamku tak lena
Asyik teringat padanya
Bilakah mentari memancarkan cahaya
Hanyalah dirinya bermain diingatan
Oh…tuhan ku rindu padanya

Akhirnya

Oktober 8, 2009 at 8:15 am | Dikirim dalam Camelia, Innuendo | Tinggalkan komen
Label: , , , ,

I:
Kini ku kesepian
Menantikan kasihmu ku rindu
Namun hanya impian
Bayanganmu belum ku tunggu

C:
Usahlah kau bersedih
Ku tetap di sisimu selalu
Walau kehadiranku
Seakan seimbas waktu

( korus )

I & C:
Bagai bayu berlagu
Yang masih ku merindu
Kaulah segalanya
Erti cinta
Ku menunggu masa kita
Akhirnya hm… hm…

I:
Ku memahami jiwamu
Yang penuh keayuan sayang
Keluhan hatimu
Kau yang menyakinkanku

C:
Ku selalu di hatimu
Tiada akhirnya bagi diriku
Kerana keikhlasanmu
Kini tersemai di jiwa

( ulang korus )

I:
Rela menerima
Segala takdirnya
Begitulah kehendaknya
Yang maha Esa
Dikaulah ratu
Dihatiku
Oh marilah cinta kita
Bersama menerimanya

Doa Perpisahan

Oktober 8, 2009 at 8:10 am | Dikirim dalam Brothers | Tinggalkan komen
Label: , , , ,

Pertemuan Kita Di Suatu Hari
Menitiskan Ukhwah Yang Sejati
Bersyukurku Ke Hadrat Ilahi Di Atas Jalinan Yang Suci

Namun Kini Perpisahan Yang Terjadi
Dugaan Yang Menimpa Diri
Bersabarlah Di Atas Suratan
Ku Tetap Pergi Jua

Kan Ku Utuskan Salam Ingatanku
Dalam Doa Kudusku Sepanjang Waktu
Ya Allah Bantulah Hamba Mu

Mencari Hidayah Daripada Mu
Dalam Mendidikkan Kesabaranku
Ya Allah Tabahkan Hati Hamba Mu
Di Atas Perpisahan Ini

“Teman Betapa Pilunya Hati Menghadapi Perpisahan Ini.
Pahit Manis Perjuangan Telah Kita Rasa Bersama. Semoga
Allah Meredhai Persahabatan Dan Perpisahan Ini. Teruskan
Perjuangan”

Kan Ku Utuskan Salam Ingatanku
Dalam Doa Kudusku Sepanjang Waktu
Ya Allah Bantulah HambaMu

Senyuman Yang Tersirat Di Bibirmu
Menjadi Ingatan Setiap Waktu
Tanda Kemesraan Bersimpul Padu
Kenangku Di Dalam Doamu

Semoga Tuhan Berkatimu

Penantian

Oktober 8, 2009 at 8:06 am | Dikirim dalam Blackrose | Tinggalkan komen
Label: , , , , ,

Dikamar ku menyepi
Hanya lilin menerangi
Beginikah seksanya
Hidup dalam penantian
Ditabir tirai malam
Ada insan kesepian, keseorangan…

Dan setiap detik yang ku lalui
Seluruh malam ku membisu
Tetap setia menantimu
Bayanganmu entah di mana

Mengapa harus kita ditemukan
Di saat jiwaku keresahan
Apakah aku satu persinggahan
Mengubat rindu… oh…

Kau dahagakan…
Ku kehausan…
Setitis rasa
Pada bayangan yang tak pasti… oh…

Kau nyalakan perasaan
Mengukir kemesraan
Mungkinkah ada sinar
Bersama impianku

Dah telah ku duga
Suasana keindahan seketika
Aku tetap menanti mu

Kau dahagakan…
Ku kehausan…
Setitik rasa… oh…
Aku tenggelam…
Kehampaan…
Keseorangan…

Mana sinaran ?…
Terangilah hidupku
Tak sanggup lagi… aku… sepi…

Wajah Siapa Di Hati Mu

Oktober 8, 2009 at 8:00 am | Dikirim dalam Azlina Aziz | Tinggalkan komen
Label: , , , , , ,

Wajah siapakah yang dikau cari
Setelah dikau mengecewakanku
Senyuman siapakah yang masih dikau nanti
Untuk mengisi kekosongan jiwa

Lembutnya lidah mengucapkan kata
Melafazkan dendammu rindukanku
Padamu hanayalah aku yang dapat menghiburmu
Dan jua melenyapkan keresahan

( korus )
Tapi kini tiada lagi
Senyuman manis dan tawa mesramu
Terbiar aku…
Keseorangan…

Derita melanda
Mengganggu hatiku
Mengapa begini
Berakhirnya dunia
Cintaku… sayang

Kembalilah dikau dalam hatiku
Terangilah segala kegelapan
Nyalakanlan semula obor cinta kita
Agar damai hatiku dan hatimu

( ulang korus hingga akhir)

Andai Dapat Ku Undurkan Masa

Oktober 8, 2009 at 7:56 am | Dikirim dalam AXLs | Tinggalkan komen
Label: , , ,

Dalam usikku merajuk seketika
Laluku pergi meninggalkan dirimu
Tanpa ku duga
Lilin menjadi bara
Gurauanku jadi dilema prasangka

Kau menyangka aku pergi kerna dia
Yang tak pernah wujud dalam alam cinta
Belum sempat ku jernihkan suasana
Engkau pula yang hilang
Entah ke mana

Puas sudah ku mencari
Ku tinggalkan pesan
Ku kirimkan berita
Agar dapatku temui dirimu
Umpama sebutir permata yang sirna

Andai dapat
Ku undurkan putaran dunia
Inginku ubah semula kata
Dan tingkahlakuku yang salah
Agar kita dapat seiring
Di mercu asmara

Tak ingin lagi
Dan tak mahu lagi berpisah
Bukan dengan kerelaan hati
Penyesalan yang tiada kesudahan
Ku tersepit dalam jerat sendiri

Akulah Kekasih Mu

Oktober 8, 2009 at 7:51 am | Dikirim dalam AXLs | Tinggalkan komen
Label: , , , ,

Itukah dia kekasih yang pernah berjanji
Memberi cinta untukmu sepenuh hati
Ia akan menyesal suatu hari nanti
Apabila ia mengetahui
Kekasihmu ini ingin kembali

Tahukah engkau ia tak sepadan denganmu
Walau beribu bisik pujuknya merayu
Kekasihmu ini terlalu ingin kembali
Sejak ia mengetahui
Kekasihmu itu selalu membuat kau bersedih

( korus )
Oh kekasihmu ini akan merasa gembira
Andai dapat bersama untuk selama-lama
Hanya untuk menyayangimu
Hanya untuk bercinta lagi
Andai engkau berduka
Aku yang pertama di sisi
Andai engkau bahagia
Akukan terus berdoa
Semoga suatu masa
Pintu hatimukan terbuka
Dan kita akan kembali
Bercinta lagi

Aku akan kembali
Walau jalan berliku
Kernaku kekasihmu
Hingga ke akhir hayat

Ukiran Jiwa

Oktober 6, 2009 at 9:46 am | Dikirim dalam Awie | Tinggalkan komen
Label: , , ,

Kedamaian yang ku cari
Masih belum terbukti
Jauh lagi perjalanan ini

Jiwa tak pernah tenteram
Kasih lama tenggelam
Di lubuk hati yang paling dalam

Berlumutlah ukiran impian
Entah berapa lama
Harus ku nanti
Sinar kasih sayang menyinari kembali

Dengan nada lagu dan irama
Ku luahkan jua rasa kecewa
Semoga kau dapat mendengarnya
Semoga terbuka pintu cinta… mu
Yang pasti hujan tak berterusan
Matahari kan tetap terus bersinar

Kini terbukti apa yang di nanti
Dengan rela ku lepas kau pergi
Telah sedekat kenangan terpahat
Di ruang tak bertempat oo… ho…

Dengan nada lagu dan irama
Ku luah kan jua rasa kecewa
Pada cinta yang dahulu kita
Ukirkan bersama…
Di ruang asmara
Di bumi yang nyata
Di dunia kita…

Tragedi Oktober

Oktober 6, 2009 at 9:45 am | Dikirim dalam Awie | Tinggalkan komen
Label: , , ,

Tak sanggup lagi aku
Mengenang kisah lalu
Keganasan menghantui diriku

Biarkan ia pergi
Menjadi suatu misteri
Bagaikan tiada hati yang peduli

Tak mahu ku ingat lagi
Apa yang telah terjadi
Tragedi Oktober

( korus )
Sesalan aku hanya untukmu sayang
Ampunilah segala dosa-dosaku
Bagiku kau bukanlah lawanku
Kekasihku…

Hanya satu ku pinta
Kujujuran darimu
Berilah peluang hidupmu

Aku rela bersama
Meranjau onak duka
Agar berkekalan hendaknya

Tak mahu ku ingat lagi
Apa yang telah terjadi
Tragedi Oktober

( korus )
Sesalan aku hanya untukmu sayang
Ampunilah segala dosa-dosaku
Bagiku kau bukanlah lawanku
Kekasihku…

Tiada Rahsia Antara Kita

Oktober 6, 2009 at 9:43 am | Dikirim dalam Awie | Tinggalkan komen
Label: , , ,

Oh!…
Mengapa aku
Dilukai, didusta, dipenjara
Begini

Oh!…
Cinta
Manisnya jika tiada
Rahsia antara kita

Tabir di wajahmu
Tak mungkin
Sembunyikan rasa (kebenaran)
Namun apa yang kau lakukan padaku
Memerlukan penjelasan

Demi cinta
Tak pernah aku mengkhianatimu
Janji, kugenggam
Hingga terbukti nyata

Demi cinta
Tak pernah aku mencurigaimu
Namun, apa yang kau lakukan padaku
Adalah, penyiksaan
Ku bagai biduk
Yang kehilangan arah
Menentang arus

Segala gerakmu
Di dalam perhatianku
Namun kau buatku
Bagai tak wujud disisi

Laman Berikutnya »

Blog di WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entri-entri dan komen feeds.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.